Tag: Oknum Kepala Sekolah

  • Diduga Oknum Kepsek di Lambar Sodomi Dua Siswanya

    Diduga Oknum Kepsek di Lambar Sodomi Dua Siswanya

    Lampung Barat (SL)-Oknum Kepala Sekolah di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Lampung Barat, harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap dua murid laki-lakinya.

    Pelaku atas nama MH yang diamankan di kediamannya Selasa (28/11) itu belakangan diketahui juga berprofesi sebagai penghulu nikah dan penceramah agama. Dalam melancarkan aksi bejatnya, pelaku kerap mengancam para korban, apabila tidak menuruti kemauannya, diancam akan di scors bahkan dikeluarkan dari sekolah apabila enggan melayani prilaku seks menyimpang tersebut.

    Kapolres Lambar AKBP Doni Wahyudi S.Ik., didampingi Kasat Reksrim AKP Faria Arista., Kanit Tipidter Ipda Juherdi., menjelaskan, kronologis kejadian bermula pada Minggu (25/11/2018) sekira pukul 18.00 WIB pelaku mengajak korban berinisial IS (14)dan SP (15) dengan cara mengirim pesan singkat via facebook.

    Kemudian pelaku pergi ke MTs dan tidak lama kemudian pelaku menerima pesan pada sekitar pukul 21.00 WIB bahwa korban IS dan SP sudah berada di depan sekolah. “Sekitar 10 menit kemudian, pelaku dan dua korban ini di minta masuk kedalam dalam ruangan kepala sekolah, dan saat itulah pelaku melancarkannya aksinya hingga menyogomi korban,” ungkap Doni saat menggelar Jumpa Pers di mapolres. (Radarlambar/Agus Salim)

  • Oknum Kepsek di Lambar Akui Sodomi Korban 30 Kali

    Oknum Kepsek di Lambar Akui Sodomi Korban 30 Kali

    Lampung Barat (SL) – Dari pengakuan pelaku MH, oknum Kepala MTs di Kabupaten Lampung Barat, yang juga merupakan penghulu nikah yang ditetapkan sebagai tersangka perbuatan asusila, mengaku telah melakukan sodomi terhadap korbannnya sebanyak 30 kali. Khususnya untuk dua orang korban yang melapor.

    Sementara berdasarkan hasil pemeriksaan, jumlah korban mencapai enam orang, dan kesemuanya itu adalah siswanya. Beberapa diantaranya kini sudah menjadi alumni sekolah yang dipimpinnya.

    Kapolres AKBP Doni Wahyudi s.ik., mengungkapkan, aksi serupa sudah dilakukan sejak dua dua bulan terakhir, dengan total aksi cabul sebanyak 30 kali, bahkan selain di ruang kepala sekolah, pelaku juga pernah melakukan perbuatan serupa di rumah pelaku saat istri pelaku tidak berada di rumah.

    “Hasil pengembangan penyidikan kemungkinan ada korban lainnya, karena  berdasarkan pengakuan pelaku, selain  korban IS dan SP, ada empat korban lainnya yang kini sudah lulus sekolah,” imbuhnya. (Radarlambar/Agus)