Tag: Relawan Prabowo-Sandiaga

  • Ribuan Masa Hadiri Acara Pembekalan Nasional Relawan Prabowo-Sandi

    Ribuan Masa Hadiri Acara Pembekalan Nasional Relawan Prabowo-Sandi

    Jakarta (SL) – Membeludaknya ribuan relawan Prabowo-Sandi yang datang pada acara Pembekalan Nasional Relawan Prabowo-Sandi membuat Istora Senayan tak sanggup menampung ribuan relawan tersebut. Terlihat banyak relawan yang harus berdiri selama acara berlangsung. Sebagian lainnya berada di luar ruangan indoor Istora. Acara itu sendiri dihadiri oleh Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
    Pantauan di lokasi, hadir pula petinggi partai politik dari Koalisi Indonesia Adil Makmur seperti, Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Presiden PKS M. Sohibul Iman, petinggi Partai Berkarya Titiek Soeharto. Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Djoko Santoso dan Penasehat BPN, Rachmawati Soekarnoputri juga terlihat hadir.
    Sedangkan jumlah kelompok relawan yang hadir sebanyak ratusan kelompok. Diantaranya, Duta Padi, Macan Padi, Pepes, Brigade 08, Garda RSP, dll. Sang Alang, pencipta dan penyanyi lagu ‘2019 Ganti Presiden’ pun hadir dan mengajak seluruh relawan dan para pimpinan parpol dan BPN ikut bernyanyi. (Gelora)
  • Titiek Soeharto Disambut Antusias oleh Emak-emak Pecinta Prabowo-Sandiaga di Palembang

    Titiek Soeharto Disambut Antusias oleh Emak-emak Pecinta Prabowo-Sandiaga di Palembang

    Palembang (SL) – Kaum ibu atau emak-emak pecinta Prabowo Subianto di Palembang menyambut antusias kehadiran Siti Hediati Hariyadi atau yang lebih dikenal Titiek Soeharto, pada Rabu 21 November 2018.

    Titiek yang bertemu dengan ratusan emak-emak pecinta Prabowo di Palembang Trade Center atau PTC Mall, menyita perhatian para pengunjung yang ingin berfoto bersama.

    Dilansir dari VIVA, banyak pengunjung dan relawan emak-emak pemenangan pasangan calon Presiden, Prabowo-Sandiaga Uno berebut untuk berfoto bersama putri Presiden RI kedua, Soeharto.

    Relawan emak-emak terlihat kompak, mengenakan seragam biru dengan tema #RabuBiruIndonesia. Dalam kesempatan itu Titiek mengaku sangat terharu melihat antusias emak-emak di Palembang.

    Dia melihat kaum emak-emak sangat bersemangat untuk memenangkan pasangan calon Presiden nomor urut 02, Prabowo-Sandi, di Pemilu 2019.

    “Saya kesini tadinya dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan pelantikan Srikandi Indonesia Raya. Dan sekarang ke mall menyapa relawan dan emak-emak yang ada disini,” kata Titiek.

    Melihat tingginya antusiasme masyarakat, terutama emak-emak yang mendukung Prabowo-Sandi, Titiek merasa optimis bakal memenangi hati masyarakat di Sumatera Selatan. Dia melihat, masyarakat sangat menginginkan adanya pergantian pemimpin di 2019.

    “Saya tidak mau merinci apakah Prabowo-Sandi bakal menang besar di Sumatera Selatan, saya tidak mau takabur. Tapi Insya Allah bisa menang disini,” ujar Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya itu. (VIVA)

  • Kapolda Bengkulu Ajak Relawan Prabowo dan Jokowi Bersatu Sukseskan Pilpres 2019

    Kapolda Bengkulu Ajak Relawan Prabowo dan Jokowi Bersatu Sukseskan Pilpres 2019

    Bengkulu (SL) – Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung mengundang berbagai elemen masyarakat untuk makan malam di Adem Resto, Selasa (30/10) malam.

    Dalam kesempatan itu hadir relawan Jokowi-Ma’ruf Amin, relawan Prabowo-Sandi, kelompok Cipayung, perwakilan BEM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan perwakilan media online.

    Usai makan malam, Kapolda membuka diskusi dengan meminta tanggapan dan masukan dari elemen yang hadir terkait cipta kondisi selama proses pilpres dan pileg berlangsung agar aman dan kondusif.

    “Silahkan disampaikan aspirasinya agar pilpres ini aman dan kondusif, sebab Polisi tanpa masyarakat tidak bisa menciptakan situasi kondusif itu sendiri, semua harus berperan,” kata Coki Manurung.

    Salah satu ketua relawan Jokowi, Lenny Jhon Latief meminta Polisi membuka akses khusus agar informasi dilapangan dapat disampaikan up date tanpa melalui birokrasi yang panjang. Dengan demikian, Leny berharap temuan di lapangan cepat mendapat respon dan penanganan dari Kepolisian.

    “Ini masukan untuk Kepolisian, laporan masyarakat harus cepat direspon tanpa melalui laporan resmi, sebab jika harus melapor langsung ke Polda maka tidak efektif dan memakan waktu, kejadian di lapangan harus mendapat respon segera,” kata Leny.

    Kapolda kemudian memberi respon dengan segera memerintahkan jajarannya membuat group Whatsapp khusus mewakili berbagai unsur agar jika ditemukan kejadian di lapangan yang berpotensi konflik dapat segera direspon dan diatasi.

    Sementara relawan Prabowo-Sandi, Agus Suparmin menyampaikan agar Kepolisian menindak tegas siapapun pihak yang melakukan tindakan berpotensi gaduh dan konflik, baik itu dari relawan Prabowo-Sandi, maupun dari relawan Jokowi-Ma’ruf Amin.

    Ajakan Agus kemudian direspon juga oleh salah satu relawan Jokowi dan bersepakat keduanya untuk saling menjaga situasi kondusif selama proses pilpres.

    “NKRI tetap harga mati, siapapun presidennya yang terpilih kita harus mendukung,” tegas Agus Suparmin yang akrab disebut Agus Kisud.

    Diskusi yang diwarnai saling canda itu berlangsung sekitar 1,5 jam. Beberapa poin kesepakatan disampaikan secara lisan antara kedua relawan, diantaranya sepakat untuk sama-sama mencegah gaduh politik dan hal-hal yang berpotensi konflik antar pendukung.

    Kapolda juga berharap isu-isu politik di daerah lain untuk tidak dibawa-bawa ke Bengkulu. Bengkulu menurutnya harus tetap damai dan kondusif dan tidak terpengaruh oleh isu didaerah lain.

    “Ini daerah kita, harus kita jaga, biarkan daerah lain ribut, jangan dibawa-bawa ke Bengkulu yang selama ini sudah aman dan kondusif,” kata Kapolda.

    Disisi lain, Kapolda juga mendukung dan siap menjaga terkait akan hadirnya Ustadz Abdul Somad di Bengkulu pada 5 November 2018 nanti.

    “Polisi akan hadir dan mendukung penuh tabligh akbar Abdul Somad, masyarakat tidak usah khawatir, sebab tabligh akbar akan dihadiri puluhan ribu masyarakat, polisi akan mengawal para jamaah dari berbagai kabupaten di Provinsi Bengkulu,” ungkap Kapolda.

    Selama tabligh akbar berlangsung, Kapolda juga mengimbau semua elemen yang hadir tidak membawa simbol-simbol bendera. Hal itu untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi selama tabligh akbar berlangsung. (Bengkulunews)